Apa itu Invoice? Berikut Penjelasan Lengkap Invoice Beserta Fungsinya

Dalam suatu transaksi bisnis, tentu harus memiliki dokumen yang dijadikan bukti dari transaksi tersebut. Sehingga, setiap transaksi memiliki riwayat transaksi dan dapat dijadikan referensi untuk pembukuan keuangan.

Salah satu dokumen dalam transaksi bisnis adalah invoice. Secara umum, invoice adalah faktur pajak, yang diterbitkan oleh penjual kepada pembeli.

Di artikel ini akan membahas lengkap mengenai apa itu invoice dan penjelasan lengkapnya beserta fungsi dari invoice. Yuk, simak artikel di bawah ini!

Apa itu Invoice? Invoice adalah

Sumber: https://www.aqbookkeeping.com.au/why-its-better-to-outsource-bookkeeping/

Invoice adalah dokumen penting yang dikeluarkan oleh perusahaan sebagai pihak penjual kepada pembeli atas transaksi kredit yang terjadi. Invoice adalah bukti bahwa pihak penjual dan pembeli telah sepakat melakukan transaksi. Dan penjual akan mengirimkan barang yang dipesan oleh pembeli, sementara pembeli akan membayar tagihan ketika barang sudah diterima. Sehingga, dalam pencatatan akuntansi perusahaan, invoice ini masuk ke dalam piutang perusahaan.

Invoice adalah dokumen yang penting, sehingga keberadaannya harus dibuat menjadi beberapa rangkap. Tujuannya supaya pihak – pihak yang berkepentingan memiliki bukti transaksi masing – masing. Pihak yang menerima invoice diantaranya adalah perusahaan atau bagian penjualan di perusahaan, divisi keuangan, dan pembeli. Yang mana invoice ini memiliki fungsi tersendiri tergantung pada pemegang invoice.

Fungsi – Fungsi Invoice adalah

Sumber: https://www.restobiz.ca/canadian-restaurant-accounting-standards/

Dalam kegiatan bisnis, invoice akan digunakan oleh pihak – pihak yang berkepentingan dalam transaksi. Dimana invoice juga memiliki fungsi masing – masing bagi pihak yang memegangnya.

Bagi pihak perusahaan atau bagian penjualan, fungsi invoice adalah sebagai arsip transaksi penjualan dan dokumen penting yang digunakan ketika akan menagih pembayaran kepada pembeli. Hal ini terjadi ketika pembeli lalai dalam membayarkan tagihannya. Dalam hal ini, pihak penjual akan mendapatkan perlindungan hukum atas penagihan tersebut karena memiliki bukti transaksi berupa invoice tersebut.

Bagi divisi keuangan, fungsi dari invoice adalah sebagai referensi dalam pembuatan pembukuan akuntansi. Karena invoice sangat berpengaruh pada transaksi arus kas perusahaan. Sehingga harus dicatat dengan baik.

Sementara bagi pembeli, fungsi dari invoice adalah dokumen untuk melakukan klaim asuransi atau komplain ketika barang yang dikirim tidak sesuai serta perhitungan tagihan tidak sesuai. Sehingga, invoice dapat menjadi bukti transaksi yang kuat untuk mengajukan komplain.

Jenis – Jenis Invoice adalah

Dalam penggunaannya, terdapat tiga jenis invoice yang biasa digunakan dalam perusahaan. Penggunaan jenis – jenis invoice ini didasarkan pada jenis transaksi yang terjadi antara penjual dan pembeli. Bukan didasarkan pada jenis usaha perusahaan.

Jenis – jenis invoice adalah sebagai berikut:

  1. Invoice Biasa

Invoice biasa adalah invoice yang umum digunakan dalam transaksi kredit. Di mana di dalam invoice tersebut memuat informasi berupa keterangan pihak penjual dan pembeli, daftar produk yang dibeli, harga tiap item produk, jumlah harga yang harus dibayarkan, termin pembayaran, serta catatan lain yang harus disampaikan dalam invoice.

  1. Invoice Proforma

Invoice proforma adalah invoice yang bersifat sementara. Disebut bersifat sementara karena invoice ini diberikan kepada pembeli ketika penjual mengirimkan produk secara bertahap. Setelah semua produk diterima oleh pembeli, maka penjual akan mengganti invoice proforma dengan invoice biasa.

  1. Invoice Konsuler

Invoice konsuler adalah invoice yang digunakan ketika terjadi transaksi secara internasional, dimana berhubungan dengan kegiatan ekspor impor barang. Yang membedakan dengan invoice biasa, pada invoice konsuler memuat pengesahan dan persetujuan dari pihak negara pengimpor, kantor konsuler, serta kedutaan besar pengimpor di negara pengekspor.

Demikian penjelasan mengenai invoice serta fungsi dan jenisnya. Semoga artikel ini membantu dalam memahami mengenai invoice dan seluk beluknya.

Beberapa PEntingnya Aplikasi Mobile Bisnis Anda

 

1. Buka Kanal-kanal Pendapatan Baru
Jika menghendakinya, Anda dapat secara langsung merealisasikan monetisasi melalui software mobile sebagai kanal pemasukan baru untuk bisnis Anda.
Aplikasi dapat dimonetisasi dengan memasarkan ruang iklan dalam app, merealisasikan level akses berbayar, atau memasarkan fitur-fitur premium di dalamnya.

2. Dapatkan Wawasan Pelanggan
Salah satu deviden terbesar dari software mobile ialah jumlah data mendetail pelanggan yang dapat Anda peroleh darinya.
Anda dapat mengetahui wilayah-wilayah yang sangat menguntungkan atau menjanjikan laba terbesar, segmentasi demografis, keperluan pelanggan, pun performa lengkap dari software itu sendiri.
Segenap pengetahuan dan data tersebut dapat digunakan dalam menilai arah pengembangan produk, mengidentifikasi kesempatan bisnis baru, atau membuat produk baru yang lebih efektif untuk memenuhi keperluan pelanggan.

3. Sajikan Pengalaman Pelanggan yang Lebih Cepat dan Tanpa Jeda
jasa pembuatan aplikasi android  lebih cepat diakses daripada situs biasa.
Apple dan Google mensyaratkan kecepatan minimum untuk app yang didaftarkan ke supermarket software mereka.
Ini dimaksudkan guna meyakinkan pemakai mendapat pengalaman yang lebih cepat dan tanpa jeda, demi memancing kegiatan dan level keterlibatan pemakai yang lebih tinggi.

4. Ciptakan Strategi Pemasaran via Media Sosial yang Lebih Ampuh
Media sosial berhubungan erat dengan eksistensi ponsel pintar dan tablet. Sedangkan software mobile adalahplatform ideal guna melibatkan jejaring sosial pemakai dalam sekian banyak fitur dan opsi.
Dengan software mobil bisnis, kita akan dapat mendorong terwujudnya keterlibatan pelanggan di media sosial dan dengan tersebut mampu meraih sekian banyak target bisnis yang berbeda sekaligus.

5. Selalu Ada di Mana Pelanggan Berada
Pihak yang sangat penting untuk bisnis Anda ialah pelanggan. kita tak boleh berjarak dengan mereka.
Kebanyakan pelanggan Anda ialah pemakai ponsel pintar yang paling aktif. Aplikasi mobile memakan porsi lumayan besar dalam rutinitas sehari-hari mereka.